O TRUQUE INTELIGENTE DE ORGASME QUE NINGUéM é DISCUTINDO

O truque inteligente de orgasme que ninguém é Discutindo

O truque inteligente de orgasme que ninguém é Discutindo

Blog Article

The importance that society places on sex — combined with our incomplete knowledge of the orgasm — has led to several common misconceptions.

Although orgasms occur similarly in all genders, healthcare professionals tend to describe orgasm disorders in gendered terms.

They may experience sexual impairments related to age, sickness, or certain medications they may be taking. These sexual difficulties often have nothing to do with their partner or their satisfaction with the relationship

There’s been a fundamental shift in how we define adulthood—and at what pace it occurs. PT’s authors consider how a once iron-clad construct is now up for grabs—and what it means for young people’s mental health today.

What does hypogonadism mean and how can it affect sexual development? Read on to learn more about the different types, causes, symptoms, and treatment…

Nogle kvinder oplever at blive trætte, fyldt af velbehag eller at have lettere ved gråd umiddelbart efter orgasmen. I forhold til mænd oplever kvinder hurtigere at kunne blive ophidsede igen efter en orgasme.

Historically, monogamy has never been as strict as we might imagine, says sex therapist Magdalena Fosse. Our relational preferences are far more fluid than we tend to acknowledge.

Salah satunya adalah orgasme hanya terjadi melalui penetrasi. Mitos ini bertentangan dengan penelitian yang vibrador para clitoris mengungkapkan bahwa hanya sekitar 25% perempuan yang mencapai klimaks melalui cara tersebut.

Penelitian membuktikan bahwa setiap orang dapat mengalami klimaks yang berbeda berdasarkan faktor fisiologis dan kondisi kesehatan. Klimaks tidak hanya mengacu pada penetrasi penis ke dalam vagina saja tetapi juga sentuhan di bagian tubuh tertentu.

Orgasme sering kali disebut dengan ejakulasi atau klimaks. Hal ini dapat dialami oleh siapa saja, baik pria maupun wanita yang mendapatkan rangsangan seksual.

Ifølge den danske sexolog-legende Joan Ørting er der endnu et problem forbundet med por her orgasmer og mangel på samme:

Dengan begitu, Anda dan pasangan dapat saling memuaskan dan meningkatkan rasa percaya diri. Hal ini juga memicu perasaan gembira sehingga memperkuat ikatan emosional.

Dibandingkan dengan penetrasi di vagina, rangsangan pada klitoris disebut lebih banyak membuat wanita klimaks. 

Pakai pelumas. Makin lama dirangsang, klitoris akan makin sensitif dan mungkin Anda pun sulit melanjutkan. Basahi jari atau alat bantu dengan pelumas, dan tekankan dengan pelan di area yang Anda rangsang. Terus senangkan diri Anda sendiri sampai mencapai orgasme.[7] X Teliti sumber

Report this page